Menjadi Dewasa
Pengakuan diri terhadap kelemahan masing-masing merupakan langkah awal proses perbaikan diri. Penolakan untuk menyelidiki kesalahan kita mencegah kita untuk melakukan apa saja yg positif. Mengakui kesalahan kita merupakan langka pertama untuk tumbuh menjadi dewasa. Orang yang tidak matang menyalahkan orang tuanya, teman hidupnya, keadaannya, untuk apa yang menyebakan mereka tidak menjadi apa yang mereka harapkan. Seorang yang dewasa menyelidiki dirinya , menemukan kesalahannya, dan melakukan usaha untuk memperbaikinya.
Tenang memancarkan kemilau kedamaian surgawi, yang tanpa batasan telah tercipta secara apik berkat keprofesionalan pekerjaan tangan-Nya. Dan secara kodrat ketenangan merupaka suatu momen terpenting dalam upaya pelepasan hasrat-hasrat yeng menggelorakan pikiran dan nafsu –yang tanpa sadar merusak nilai-nilai keharmonisan dalam berkehidupan.
Hari ini, Setrasariputra telah mencapai momen tsb. Kekompakkan kembali terjalin kuat. Telaah tentag watak-watak sangat bermanfaat bagi mereka. Sementara mereka mulai memahami mengapa orang lain berperilaku dan bereaksi secara berbeda, mereka mulai menangani hubungan nya dengan cara yg positif. Senyuman kembali terpancar menebar pesona aroma surgawi. Pak Warsino ( supervisor) menyikapinya dengan bangga, dan berharap ketenangan ini bisa berlangsung lama.
Setelah kita memahami kepribadian dasar kita, maka kita harus siap mengambil langkah-langkah untuk meningkatka apa yang positif dan mengurangi apa yang nergatif.
